03 Mei 2010

Sabar dan Senang untuk Kios Rumah-ku

Hari ini awal bulan Mei banner toko baru saja dipasang. Kios Rumah Melati. Melati adalah merek lama dari usahaku membuat baju anak dulu, dan Kios Rumah adalah usul suami agar tampak beda karena sudah banyak merek Melati. He he..sudah berjualan bertahun-tahun baru berani pasang banner sekarang. Sebelum menemukan blog-blog para penggiat TDA aku mungkin tak pernah memikirkan hal ini. Aku menganggap berjualan adalah hobi untuk mencari uang tambahan dan tujuan utamanya untuk menjalin keakraban dengan para tetangga, membantu menyediakan pakaian yang tidak mahal tapi bagus sehingga yang dananya terbatas bisa mendapat baju bagus. Aku membelinya langsung di grosir pasar Klewer Solo yang terkenal murah, rasanya ada kepuasan tersendiri karena merasa telah membantu.

Keuntungan berupa kepuasan, banyak teman, rasa senang melihat koleksi baju anak yang lucu-lucu sudah langsung terasa sedang keuntungan materi kuanggap sebagai tambahan yang menyenangkan. Dalam menentukan harga aku membuat hitungan yang sederhana asal menutup ongkos operasional dan margin cukup (agar bisa menambah barang). Jadi walaupun bisa menjual dengan lebih mahal dan laku, namun aku tidak tertarik menjual dengan harga tinggi kasihan pembelinya dan kalau kebetulan barang tidak bagus mereka pasti kecewa tapi kalau tidak mahal dan bagus mereka pasti akan kembali lagi dan itu sudah terbukti sekian lama ini. Tidak pernah terfikir pinjam modal karena tidak mau terbebani (lha wong pengen sante) biarpun sedikit asal milik sendiri sudah cukup. Perasaan cukup membuatku menjalankan usaha bisa dengan santai bagiku modal penting untuk jadi pedagang adalah 2 S, sabar dan senang, ditambah pandai berbicara tapi jangan sampai berbohong apalagi berbuat curang.

Ilmu berjualanpun dipelajari secara otodidak, buah dari rasa senang barangkali. Bagaimana mempelajari selera dan karakter pelanggan, membaca situasi dari gerak tubuh ataupun dari pembicaraan pelanggan untuk kemudian memberikan pelayanan yang sesuai, memberikan lebih dari yang diharapkan, disiplin dalam pelayanan dan menentukan harga, penghargaan terhadap pelanggan loyal dan tidak merasa rugi bila putus hubungan dengan pelanggan yang menyulitkan, memilih untuk mengambil keuntungan 2500x 4 dari pada 5000 x 2 karena lebih berpotensi menaikkan jumlah transaksi dan masih banyak lagi lainnya. Dan itu adalah ilmu-ilmu sederhana dalam menjual yang kuterapakan dan ternyata itu memang jurus-jurus marketing yang ada di buku-buku yang belum pernah kubaca. Maka ketika membaca blog para pengusaha itu aku langsung merasa sehati dan seperti mendapat acc dari apa yang sudah kulakukan dan sekarang aku jadi semangat untuk terus bisa lebih berkembang karena tidak hanya untuk menaikkan mutu usaha tapi juga lebih pada pencanangan akan tujuan-tujuan mulya yang ingin dicapai tujuan yang ukhrowi oriented karena hidup di dunia haruslah menjadi sarana untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan kehidupan di akhirat nanti. Tanpa tujuan itu kita akan jadi berorientasi pada nafsu atau keinginan duniawi semata. Tentu saja ini yang harus diwaspadai.

Kembali ke lap.. eh ke pemasangan banner. Sebenarnya banner ini sudah kusiapkan berbulan-bulan lalu tapi merasa belum pas waktunya untuk dipasang. Aku merasa sekarang adalah waktu yang tepat 3 bulan jelang puasa. Disamping itu stok sudah rada mencukupi kalau lead nanti bertambah. Jadi mereka tidak begitu kecewa bila tidak menemukan apa yang dicari karena ada barang-barang lain yang tersedia bila suatu saat mereka membutuhkan. Yang penting sekarang sudah berani launching pada khalayak dan siap-siap melakukan perbaikan .

Aku bersykur pada Allah karena karena dianugerahi keyakinan bila sudah menyukai sesuatu selalu bisa melihat kesempatan dan peluang (walau sering harus melawan penyakit demotivated-ku), dan merasa tidak ada hambatan ataupun kekurang apapun kondisinya bagiku selalu ada kesempatan dan peluang. Aku memang menyukai 2 hal itu (kesempatan dan peluang),maka sebisa mungkin bila tak ada aku akan berusaha menciptakan dan bila kesempatan dan peluang itu ada sendiri dan bukan dariku maka itu kuanggap sebagai bonus. Aku suka perumpamaan sales sepatu di Afrika dimana dia melihat begitu banyak peluang dan tidak ada saingan. Berenang di blue ocean. Aku memang bertekad usaha jualan dari rumah (terinpirasi dari orang tua, walau dulu orang tua melakukannya karena tidak ada modal untuk buka di pusat perdagangan). Akupun di kondisi yang sama, modal sekitar 400 rb plus rasa senang. Berjualan di rumah yang berada di suatu desa di kabupaten Kendal Jawa Tengah, bukan perumahan padat apalagi di kota besar wah jauhhh. Aku tak pernah memikirkan ini sebagai kekurangan sehingga ingin buka kios di pasar misalnya (juga karena tak ada modal he he..). Tapi aku lebih pada keinginan dan keyakinan untuk bisa memberikan pelayanan terbaik dan menguntungkan ke-2 pihak. Berusaha dengan motto think globally act locally. Jadi memang tepat sekali semua usaha kunci pertamannya adalah action dulu, mikirnya sederhana dulu, dan bila konsisten dan sabar (biasanya ini karena kita senang atau kepepet mungkin ^^) maka miracle happen. Dan kalau kemudian TK ABA sebelah rumah jadi besar muridnya banyak, ada sekolah yang sekarang jadi Pondok Pesanten Muhammadiyah yang tumbuh besar, jalan di depan rumah disemakin ramai bagiku itu bonus yang InsyAllah memberikan dampak positif bagi kiosku. Amin.

Wah sudah bisa panjang tulisanku ini dan akan kuanggap sebagai sebagai rekaman perjalanan usahaku karena mulai sekarang Insy4jjl aku akan lebih giat lagi mengembangkan usahaku ini tentu masih dengan mentor para penggiat TDA melalui tulisan-tulisan mereka semoga Allah senantiyasa memberikan kekutan dan rahmat agar mereka terus mampu dan mau menulis. Amin

Salam best life…

16 April 2010

INGIN TERUS BISA NGEBLOG

Dalam surat Ar Rahman banyak ayat yang artinya "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?". Sering aku merasa malu sendiri kalau sampai pada ayat ini. Ya, Allah maha tahu sifat manusia yang suka tidak sadar bahkan sering menyangkal, kurang bersyukur atas banyaknya nikmat yang telah diberikan termasuk juga diri ini. Ini benar-benar sifat yang harus diperangi dan menurutku senjata ampuh adalah dengan selalu melihat kebawah akan kondisi orang/ lingkungan di sekitar kita kecuali terhadap orang-orang yang berilmu, bertaqwa dan hartawan yang dermawan. Kalau itu kita harus melihat yang diatas kita agar bisa menjadi contoh.
Seharian menjenguk 3 kerabat yang kebetulan tengah dilanda sakit ini membuat sadar akan nikmat sehat juga nikmat rizqi karena sudah bisa membantu ongkos walau sedikit. Dan seperti biasanya, setiap sedekah yang dilakukan kurasakan sering diikuti dengan berkah tambahan yang tidak diduga, kemarin ngasih hari ini ada ganti tadi memberi sekarang langsung dibalas. Allah Maha Kuasa Dia tidak membutuhkan apapun dari mahluqNya jadi apapun yang kita lakukan semua memantul ke diri kita kembali baik perbuatan baik atau perbuatan buruk. Dan satu lagi nikmat yang kudapat hari ini adalah blogwalking yang hanya sebentar menemukan artikel yang "most wanted" dihati yang ku dapat disini tentang aktifitas ngeblog.
Aktifitas ngeblog yang lagi kumulai, (padahal yang lain dah dari dulu tapi nggak papa baru juga tertarik sekarang) akan terasa ringan, menyenangkan dan kemungkinan bisa memberi manfaat bagi pembacanya. Dimulai dari niat awal untuk berlatih menulis dan berbagi, nggak usah terbebani tulisan harus top banget jadi yang diedit tulisannya bukan ide pikiran yand ingin dituangkan, cukup yang sopan dan tidak menyinggung pihak lain. Menjadikan blog semacam dokumentasi perjalanan kehidupan bisa juga perjalan bisnis. Ya kadang-kadang memang suka bingung mau menulis apa terutama yang masih baru seperti aku ini soalnya banyak yang berkecamuk di pikiran dan hati ingin ditulis tapi malah ruwet untuk menuangkannya. Seperti kebetulan yang sedang bersambung dapat lagi artikel tentang manfaat ngeblog salah satunya adalah mengasah kemampuan merangkai kata agar dapat menjelaskan apa yang ingin ditulis secara jelas dan runtut. Latihan menulis terus paling tidak menulis 50 artikel dan ini sedang kulatih (dari tanggal muat artikel ini sudah lama tapi nggak papa aku baru belajar sekarang).
Ternyata benar kalau dulu menulis satu alenia saja lamaaaa banget mikir dan ragu2nya sekarang agak-agak lancar. Ya blog memang semacam diary bagi seseorang dan banyak diary2 ini kemudian menghasilkan kegiatan yang bermanfaat bagi pembaca setianya. Kalau blog ini sih sudah cukup bisa jadi ajang ekpresi pemiliknya buat nulis-nulis karena kalau ditulis bisa dilihat-lihat lagi. Wah KOk jadi nulis begini tadi tentang nikmat tapi aku merasa dapat artikel yang diinginkan juga termasuk nikmat aku anggap ini LoA kecil tapi pas..
Sekali lagi bersyukur dapat artikel kecil tapi pas. Dulu aku ingin membuat blog yang berisi aneka macam artikel bagus-bagus hasil dari browsing yang kemudian dicopy mirip2 arsip pribadi tapi sekarang aku akan berusaha merangkai kalimat sendiri walau masih sederhana siapa tahu besok jadi penulis canggih he he...Latihan latihan latihan sampai 50 artikel....
dan untuk blog hasil browsing akan kubuat tersendiri juga blog untuk jualan. Wah aku jadi semangat karena ketika semua diawali dengan niat belajar senang dengan proses yang dilalui, semua jadi terasa enjoy.
Salam best life..

12 April 2010

MENJAGA API SEMANGAT

Dapat ide menulis ini dari membaca artikel Pak Nukman Luthfi tentang bagaimana kita yang sudah merasa punya passion dalam bisnis tak akan pernah merasa lelah ataupun patah semangat dalam menjalankanya. Penting bagi seseorang dalam bekerja punya passion. Passion ibarat nyala api yang terus menerangi langkah-langkah dalam berjalan baik kaa mudah ataupun kala terjal. Seperti sedang mencocokkan aku coba telusuri dalam diri. Apa yang jadi hasrat (kesenangan yang tidak pudar)ku? Dan alhamdulillah aku merasa sudah menemukannya.

Sebagai anak yang terlahir dari orang tua pedagang aku memang telah menyukai pekerjaan ini jauh sebelum aku menyadarinya yakni ketika masih kanak-kanak, remaja bahka waktu kuliah. Apa yang dilakukan orang tuaku membuatku ingin melakukan hal yang sama berdagang dari rumah dengan membangun jaringan dan kepercayaan pelanggan. Toko tidak harus di tempat ramai (pasar). Ini sebenarnya agak sulit tapi bila sudah berhasil menjalankan akan ada rasa puas tersendiri. Sebagai ibu rumah tangga rumah adalah tempat terindah dan ternyaman bila di tempat ini kita bisa menghasilakan maka keuntungan akan terasa berlipat itulah yang kurasakan.

Sesungguhnya bagiku berdagang itu lebih dari mencari keuntungan materi. Aku menikmati segala proses mulai pengadaan barang penataan, merancang administrasi, transaksi juga interaksi dengan orang yang terlibat di dalamya. Dapat merasakan keasyikan memilah dan memilih untuk kemudian orang lain setuju dengan pilihan kita dengan membelinya dan mereka merasa senang. Semakin dikerjakan semakin merasa suka walupun menyita waktu dan tenaga tapi tak dirasa aku kira itulah passion.

Hal mendasar telah ditemukan sekarang tinggal menjalankan secara lebih profesional dengan belajar dan berusaha. Nah inilah yang memerlukan energi extra. Semangat yang kadang naik kadang turun dan menjaga semangat ini agar terus ada. Ada semangat ada usaha dan yang kuperlukan sekarang ini adalah terus memelihara dan dan memupuk motivasi juga tujuan dalam bekerja, mencari mentor/ orang yang bisa berbagi ilmu juga mendekat pada orang sukses agar tertular nyala semangatnya juga keberlimpahannya. Dan seakan menjawab pertanyaanku aku menemukan tulisan di blog TDA (sepertinya ini tulisan Pak Ronni) tentang mencari mentor bisnis yang langsung ku co-pas disini :

Dibantu Mentor, Bisnis Jadi Lebih Gampang

Oleh : Admin

Istilah mentor bisnis atau business coach baru dikenal dalam dunia bisnis belakangan ini. Padahal prakteknya sudah lama dilakukan secara tidak sengaja di lingkungan bisnis. Mentor bisnis adalah seorang pelaku bisnis yang telah berpengalaman kemudian membagikan ilmunya kepada pebisnis yang baru mulai usaha. Di masyarakat kita banyak dipraktekkan misalnya seorang ayah yang membimbing anaknya atau seorang paman membimbing keponakan.


Kenapa kita perlu mentor?
Dengan bimbingan seorang mentor si pemula bisa belajar dan menduplikasi dari pengalaman sukses sang mentor. Jadi si pemula bisa mengurangi risiko kesalahan bila melakukan dengan caranya sendiri melalui coba-coba. Dengan demikian dia bisa menghemat waktu, uang dan tenaga yang terbuang bila harus coba dan gagal (trial and error). Dalam dunia bisnis modern, cara ini banyak dipraktekkan. Contohnya dalam bisnis pemasaran jaringan atau multilevel marketing dan bisnis waralaba. Di bisnis MLM, keberhasilan seseorang sangat ditentukan dari sejauh mana ia bisa mencontoh dari seniornya yang sudah lebih dulu berhasil. Begitu pula di bisnis waralaba. Kita tinggal mencontoh sistim bisnis yang telah teruji berhasil selama ini.

Bagaimana caranya mencari mentor?
Belajar kepada kerabat dekat atau atasan. Cara ini banyak dipraktekkan di masyarakat kita. Misalnya seorang kemenakan belajar kepada pamannya, atau seorang pengusaha yang sudah sukses kemudian membimbing karyawannya. Biasanya orang yang sudah sukses dengan suka rela membagikan ilmunya. Orang yang sudah sukses biasanya punya sifat keberlimpahan (abundance). Dia senang bersedekah, memberi ilmu kepada orang lain dan sebagainya. Cara belajar inilah yang paling efektif, karena belajar secara langsung. Sudah banyak kita saksikan contoh sukses melalui cara ini.

Mempunyai mentor pribadi
Sudah menjadi tren belakangan ini, yaitu mempunyai mentor pribadi yang bertindak sebagai guru pribadi yang akan mengajari kita seluk-beluk bisnis yang tidak kita ketahui. Dengan pertemuan rutin, seorang mentor akan membimbing selangkah-demi selangkah muridnya untuk menjalankan bisnis. Sudah ada beberapa lembaga dan pribadi yang melakukan hal ini di Indonesia, seperti: Tung Desem Waringin, Action International (Brad Sugars), Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI), Entrepreneur University, PT. Menara Kadin Indonesia, dll. Bisnis saya kembali sehat setelah dibimbing secara pribadi oleh Bapak Tung Desem Waringin. Terima kasih Pak Tung!

Melalui buku, kaset atau internet
Bisa melalui buku-buku, audio book atau website dari orang yang telah sukses kita bisa memperoleh banyak pelajaran berharga. Contohnya: Jay Conrad Levinson (Penulis buku Guerilla Marketing), Michael E. Gerber (Penulis buku E-Myth), Anthony Robbins (Penulis Awaken the Giant Within), Harvey Mackay, Brian Tracy, Zig Ziglar, dll. Saat ini di radio juga banyak mentor yang siaran melalui radio seperti di SmartFM, Pas FM, Ramako dll.

Melalui seminar atau pelatihan
Hampir tiap minggu seminar bisnis dan pengembangan pribadi banyak diselenggarakan di Indonesia. Kita bisa memperoleh banyak pelajaran darinya. Seminar-seminar dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pembicara seperti Tung Desem Waringin, James Gwee, Kafi Kurnia, Hermawan Kartajaya, Ary Ginanjar, Mario Teguh, Rhenald Kasali, begitu diminati saat ini.

Apakah menggunakan mentor pasti sukses?
Tidak, kalau nasihat mentor tersebut tidak anda lakukan. Pada saat mulai mentoring , saya banyak menganalisa dan membantah. Saya sering mengatakan bahwa idenya mentor itu mustahil atau tidak masuk akal. Akhirnya setelah saya mulai ‘nurut’, nggak banyak mikir dan punya sikap mau mencoba, maka hasilnya mulai terlihat. Kesimpulannya, saat ini begitu gampang untuk menjadi sukses, karena sumber-sumber ilmunya berlilmpah. Buku, internet, majalah, radio, seminar, pelatihan mengenai pembelajaran bisnis banyak tersebar. Tinggal dipungut. Tidak seperti dulu, waktu saya kuliah, sangat sulit mencari sumber-sumber pengetahuan bisnis praktis seperti saat ini. Untungnya, saya sempat ikut MLM yang cukup banyak membantu saya mengembangkan pribadi dan wawasan bisnis.
Semoga bermanfaat .

Salam best life..

21 Maret 2010

Labbaikallaahh.. humma labbaiik...


Alhamdulillah, seakan menjawab keinginanku untuk menjadi kuat dalam usaha (agar bisa bermanfaat bagi orang lain/ dakwah) aku sering mengalami takdir-taqdir/ kejadian yang mendukung ke arah itu. Mungkin ini yang disebut dengan LOA (Low of Attraction). Kegiatan yang dulu tidak ada kaitanya dengan usaha pengembangan bisnis, kemarin ketika aku mengikuti (workshop tentang program Qoryah Thoyyibah dari PWA) aku menemukan ilmu-ilmu tentang berwirausaha, kebetulan bertemu orang orang yang bisa memberi peluan, juga ketika baca buku/majalah umum/Islam ada tema wirausaha sehingga membuat aku jadi semakin yakin untuk bisa menjalankannya. Aku merasa disinilah hasrat sesungguhnya dari aktifitas hidup(pekerjaan) yang ingin kulakukan.

Pola pikir (mindset)ku telah berubah. Kurasa benar (khususnya untuk diriku) miskin kaya adalah pilihan dulu aku tak berhasrat jadi orang kaya orang kaya terancam pelit dan sombong serta cinta dunia dan takut mati. Namun kini pola pikir itu telah berganti bahwa kekayaan dapat membawa kebahagiaan dunia dan akhirat bila kita membelanjakan dengan benar di jalan Allah. Walau mungkin agak terlambat tapi tak mengapa perjalananku masih panjang. Aku ingat kata bijak, orang tua yang punya antusiasme adalah pemilik masa depan dan orang muda yang suka kemapanan adalah milik masa lalu jadi tak ada kata terlambat untuk suatu perbuatan baik.

Karena punya tujuan dan keyakinan maka seseorang akan 'on the track', kemudian dicanangkan baik lewat tulisan, afirmasi pada diri sendiri juga mengungkapkan pada orang lain sertaberpositif thingking. Orang lain akan mendoakan kita. Tentu saja itu kita ungkapkan kepada orang yang kita tahu akan mendukung bukan orang yang memberi energi negatif. Harapan adalah doa baik diharapkan orang lain apalagi oleh kita sendiri. Kini aku lebih berani berharap yah semua karena tulisan-tulisan para pemberi semangat pada blog-blog wirausaha penebar rahmat (TDA), syukur aku menemukan komunitas ini. Harapan dan keyakinan terus ditanamkan sambil berusaha dan Allahlah yang menentukan. Terkabul atau tidak bukan hal penting yang penting adah ingin, yakin dan berusaha, dan kali ini aku telah menetapkan salah satu tujuan usahaku yakni pergi haji.

Aku menuliskan lafal menjawab panggilan Allah untuk berhaji dalan tulisanku ini agar terpatri sebagai doa dan sudah kukatakan pada teman pengajian, bahwa InsyaAllah aku akan berhaji tahun 2015 mohon doa agar terkabul. Ini menurutku bukan kesombongan tapi ungkapan cita-cita agar turut didoakan walaupun kondsi saat ini sepertinya belum mungkin tapi aku sudah katakan, yakini dan usaha semoga Allah meneguhkan niat ini, memberi petunjuk dan membuka jalan yang kutahu itu sangat mudah bagi Allah. Dulu berhaji bagiku rasanya jauh dan sepertinya tak terfikir tapi kini aku berani memimpikannya dan memang bagi tiap muslim wajib berniat dan berusaha. Ya Allah semga Kau kabulkan keinginanku ini..Amin.

Salam best life..

19 Maret 2010

Meraih Sukses adalah Hak setiap Orang

Oleh : H. Agus Siswanto

Bisnis Selalu Memiliki:Dinamika dan Momentum

Yang harus dikelola secara:Kreatif, Profesional,Efektif dan Efisien

HUKUM ALAM BISNIS ;Companny, Customer,Competitor dan Change
Memasarkan Produk atau jasa; Memberi solusi,Memberi manfaat dan Memuliakan orang lain
dan uang selalu berada dibelakang kesenangan

Pentingnya Cara Berfikir dan Cara Bertindak

Satu-satunya cara mencapai kesuksesan secara permanen adalah kemauan dan keberanian merubah Cara pandang, Cara Berfikir dan Bertindak.
Perbedaan cara pandang orang kaya dan orang miskin :
  1. Orang kaya fokus bagaimana membuat nilai tambah. Orang miskin tidak/hanya sedikit fokus pada bagaimana membuat nilai tambah
  2. Orang kaya penuh daya upaya (gigih), orang miskin penuh alasan
  3. Orang kaya bertanggung jawab terhadap hidupnya. Orang miskin menyalahkan situasi
  4. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya. Orang miskin hanya ingin menjadi kaya
  5. Orang kaya berfikir besar. Orang miskin berfikir kecil
  6. Orang kaya fokus pada kesempatan. Orang miskin fokus pada hambatan
  7. Orang kaya mengagumi orang lain yang kaya dan sukses. Orang miskin iri pada orang lain yang kaya dan sukses
  8. Orang kaya bergaul dengan orang positif dan orang sukses. Orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses
  9. Orang kaya bersedia untuk mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka. Orang miskin berfikir negatif tentang penjualan dan promosi
  10. Orang kaya lebih besar daripada masalah mereka. Orang miskin lebih kecil dari masalah mereka
  11. Orang kaya membuat uang bekerja keras unkeras untuk mereka. Orang miskin membuat diri mereka bekerja untuk uang
  12. Orang kaya bertindak melawan ketakutan mereka. Orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka
  13. Orang kaya terus menerus belajar dan bertumbuh. Orang miskin berfikir mereka sudah tahu.

Kekuatan Tujuan
Salah satu alasan mengapa orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, karena mereka sesungguhnya tidak tahu apa yang mereka mau

Kejelasan tujuan = Kekuatan
Kekuatan = kemampauan utk melakukan


Maka dari itu tujuan harus :
Tertulis
Spesifik
Positif

Perbedaan orang kaya dan orang miskin dalam tujuan Berbisnis :
- Orang Miskin tujuan mereka berbisnis untuk mendapatkan uang untuk membiayai hidup dan gaya gidupnya
- Orang Kaya tujuan mereka berbisnis mengumpulkan uang untuk diinvestasikan agar menciptakan pasif income, sehingga pasif incomelah yang membayar gaya hidup mereka
- Ketika orang miskin pendapatannya meningkat maka gaya hidupnya meningkat.
- Ketika orang kaya penghasilannya meningkat maka investasinya meningkat, maka pasif incomenya meningkat, baru gaya hidupnya meningkat.
Kesalahan mendasar: Uang yang didapat belum menghasilkan sudah dipotong dan dimakan. Mereka beralasan penghasilan saya sedikit, tunggu sampai penghasilan saya banyak baru menabung
Tujuan orang kaya berbisnis adalah menghasilkan AYAM yang BERTELUR EMAS

STRATEGI BERBISNIS
Menaikkan Penghasilan/Pasif Income
Menurunkan Pengeluaran
Mendunda kesenangan
Menyederhanakan hidup
Materi itu disampaikan oleh orang yang telah membuktikan keberhasilan dari usahanya, bagus sekali untuk dishare disini. Makasih pak Agus.

Salam best life..